artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Agenda Lebaran Misykati; Fuad Lakonnya

Suara takbir membahana di seluruh pelosok Kairo. Hari ini (1/10) kaum muslim kairo memulai babak baru setelah sebulan ditempa dengan menahan lapar dan dahaga. Bagi para Masisir (Masyarakat Indonesia Mesir), khususnya Misykater akan merasakan kekurangan dalam perayaan lebaran di mesir. Tanpa berkumpul dengan keluarga di tanah air, tentunya merupakan poin minus bagi misykater. Tradisi sungkeman hanya bisa direpresentasikan melalui sebuah kata-kata melaui telepon ataupun tulisan berhias kata maaf melalui SMS. Untuk mengobati kekurangan tersebut Misykati telah merangkai acara.

Open House di Sekretariat

Misykati sejak Ramadhan telah mengagendakan acara Open House di hari-H lebaran. Rencana itu bukan hanya isapan jempol. Selepas shalat id di masjid Assalam bersama Masisir lainnya, beberapa Misykater langsung singgah di sekretariat untuk mempersiapkan acara tersebut. Menurut bocoran dari petugas acara ini, menu yang akan disediakan adalah Mie Ayam. Tak tanggung-tanggung Amu Sugie (panggilan akrab Sugeng Haryadi,Lc.), koki andalan yang akan jadi muhandis. Dan Pak Mu (Rifmianto,Lc.) tetap loyal sebagai additional player. Meskipun tidak bertugas.

Sore itu sekretariat Misykati penuh sesak. Karena Misykati sengaja mengundang tamu dari luar, meliputi Almamater lain dan juga induk organisasi mahasiswa Jawa Tengah yang terhimpun dalam wadah KSW (Kelompok Studi Walisongo). Selain itu juga hadir dalam acara itu, anggota Rumah Akar Budaya. Misykati sendiripun tampil dengan wajah baru dengan hadirnya anggota keputrian Misykati.

Acara dimulai dengan pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci AlQur’an, Wawak masih tetap menjadi andalan. Setelah itu sambutan dari ketua Misykati dan sesepuh Misykati yang diwakili oleh Kak Niat (nama panggilan tidak resmi dari Khoirun Niat, Lc.). Yang menarik adalah ketika acara pentas yang menghadirkan setiap angkatan. Namun karena minimnya waktu persiapan dan kesulitan dalam koordinasi setiap angkatan. Malam itu hanya menampilkan persembahan puisi dari angkatan 2004 dan 2007. Namun demikian tak menjadi soal dalam kesuksesan acara tersebut.

Bahkan dalam sambutan singkatnya kak Niat juga menyatakan bahwa Acara seperti ini adalah rekor tersendiri bagi Misykati. Menilik acara Open House ini terbilang besar dari segi kelengkapan acara dan kuantitas peserta yang hadir.

Di penghujung acara seluruh peserta saling bersalaman dengan membentuk lingkaran selebar dan sepanjang sholah sekretariat. akhirnya acara ini, setidaknya sedikit mampu mengobati kerinduan Misykater akan tanah air.

Main Bola

Bulan Syawal baru berumur 2 hari. Namun Misykater sudah menyerbu ke Nadi Syabab Madrasah untuk bermain bola bersama. Pukul 07:30 CLT sebagian Misykater sudah berkumpul di pinggir lapangan. Mereka harus menunggu setengah jam lagi untuk mendapat giliran memakai lapangan. Karena waktu itu, kebetulan FISMABA, sebuah perkumpulan Alumni pondok Jatim juga sedang on di lapangan.

Setelah FISMABA selesai, Misykater turun ke lapangan. Seperti biasa pertama pembagian tim. Kemudian waktunya beraksi. Misykater sangat antusias mengikuti acara ini. Mungkin kebanyakan dari mereka sudah lama tidak main bola terhitung dari awal Ramadhan. Satu jam permainan berjalan praktis tak ada kejutan. Permainana berjalan seperti laiknya main bola biasa. Namun di separuh jam kedua munculnya super sub Fuad Alamin memberikan atmosfer yang berbeda, baik di dalam maupuan di luar lapangan. Permainan berjalan menjadi menarik. Hebatnya lagi Fuad Al Amin yang awalnya kurang diperhitungkan berbuat banyak di lapangan. Ternyata mampu mencetak Quatrick (empat gol) sebuah rekor tersendiri bagi Fuad dan Misyakti. Lebih drastis lagi empat gol yang bersarang di gawang itu tidak mampu dibalas oleh lawannya. Skor ruba’iyyah an thoriqi fuad berbanding laa syai` pun bertahan hingga peluit akhir pertandingan. (FFA)

No comments:

Post a Comment