artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Lagi, Senior Misykati Meraih Predikat Mumtaz!

Setelah dahulu Misykati merasa bangga ketika Saiful Bahri, MA., salah satu seniornya, berhasil meraih predikat mumtaz dalam sidang tesisnya, kali ini kebanggaan tersebut kembali dirasakan oleh para Misykatian setelah Lathif Hakim berhasil memperoleh gelar masternya dengan predikat mumtaz. Yaitu setelah melalui perhelatan cukup panjang dalam sebuah sidang tesis yang berlangsung di Aula Wisma Nusantara pada Kamis siang (16/10).

Kang Lathif, begitu ia akrab disapa oleh para Misykatian, mendapat gelar masternya ini dari American Open Univercity, setelah satu setengah tahun lamanya menulis tesis dan mengadakan penelitian serta risetnya, baik melalui studi literatur, maupun riset lapangan. Hal itu tak tanggung-tanggung ia tempuh pulang-pergi Indonesia-Kairo. Sebab, tema yang ia angkat dalam tesisnya memang merupakan studi lapangan, tentang praktek ekonomi Islam yang ada di Indonesia. Sehingga hal tersebut menuntutnya untuk berkorespondensi dengan beberapa instansi di tanah air, yang mempunyai keterkaitan dengan tesis yang sedang dikaji.

Adapun persiapan pelaksanaan munaqosah (sidang tesis) diserahkan kepada para Misykatian, yang dikomandoi langsung oleh ketua Misykati, M. Fuad al-Amin. Persiapan itu mulai dari masalah surat menyurat untuk para tamu undangan, penataan ruang, hingga dokumentasi acara. Bentuk undanganpun beraneka ragam, memanfaatkan seluruh fasilitas yang ada, baik berupa surat, via email, via telpon hingga offline message via YM.

Acara sidang dimulai pukul 10.15 CLT dan berlangsung cukup meriah. Dalam ruangan yang tidak begitu besar itu, Lathif Hakim berusaha menjawab pertannyaan-pertannyan yang diajukan oleh para Doktor penguji satu persatu dengan nada lantang dan tegas. Dalam acara tersebut dihadiri dua Doktor penguji dan satu Doktor pembimbing. Adapun yang bertindak sebagai dewan penguju adalah: Dr.Ahmad Mandzur (Guru Besar Ekonomi Islam Fakultas Perdagangan Universitas 'Ain Syams Cairo), kemudian Dr. Sholahuddin Fahmi Mahmud (Guru Besar Ekonomi Islam Fakultas Perdagangan Universitas al-Azhar, sekaligus Ketua Jurusan Ekonomi Islam American Open Univercity). Sedangkan Doktor pembimbingnya adalah Dr. Ni'mat Abdul Lathief Masyhur (Guru Besar Ekonomi Islam Fakultas Perdagangan Universitas al-Azhar (Banat), dan Guru Besar Ekonomi Islam American Open Univercity sekaligus Dekan Fakultas Idarah wa al-Tijarah al-Kharijiyyah Univiversitas Internasional Mesir).

Setelah agenda sidang selesai, acara diskors sekitar 15 menit oleh dewan penguji guna memberikan penilaian kepada Lathif Hakim untuk tesisnya yang berjudul “Istirajatiyyah al-Tanmiyyah al-Iqtishadiyyah Fi al-Islam; al-tajribah al-indonesia” (Strategi Pengembangan Ekonomi Nasional Dalam Prespektif Islam). Seluruh audien yang hadirpun diminta meninggalkan ruangan acara sejenak, baru beberapa saat kemudian diminta kembali memasuki ruangan sidang. Dengan suaranya yang sedikit parau, Dr. Ni'mat Abdul Lathief Masyhur membacakan hasil keputusan dewan sidang, yaitu dengan memberikan penilaian "Mumtaz" (cumlaude) atas tesis yang berhasil dipertahankan oleh Lathif. Suasana haru tiba-tiba menyelusup masuk ke sanubari setiap yang hadir, dan gemuruh tepuk tangan membahana meramaikan isi ruangan.

Acara selesai pukul 13.22 CLT, dan setelah itu para Misykatian pun menuju ke rumah Kang Lathif untuk menghadiri acara Tasyakuran.[]

1 comment:

  1. Anonymous9:34 PM

    Mohon penjelasan tentang status American Open University di Indonesia…?!? Terima kasih.

    ReplyDelete