artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Tashwibat Lughawiyyah Simbol Pembuka Agenda Misykati

Kairo—Di sekretariat Misykati(5/11/09), Musallas, Nasr City agenda Tashwibat Lughawiyyah kembali diselenggarakan. Acara dimulai dari pukul 19.27 CLT dan berjalan dengan lancar hingga penghujung acara pukul 21.00 CLT.

Acara yang dihadiri oleh pakar bahasa arab Misykati; Sugeng Haryadi, Lc dan dipandu oleh Muwafiq, Rafiqul(Dept. Tashwibat) menambah acara lebih hidup. Begitu juga dengan belasan dari anggota Misykati yang sempat hadir dalam agenda itu begitu khidmatnya dalam mengikuti pembahasan maharatul qiro’ah kali ini.

Ungkap Muwaffiq,” Tujuan dari agenda Tashwibat Lughawiyyah yang diselenggarakan Misykati ini tidak lain hanya untuk “Litarqiyyati Mamlakati Maharatil Lughah Al-‘arabiyah”. Serta berbagai macam problematika yang berhubungan dengan bahasa arab, baik secara tutur kata maupun tulisan. Dimana dengan agenda ini dapat menjadi “jembatan” dalam penggunaan bahasa arab yang kerap keliru dalam tata bahasanya. Baik secara ilmu nahwu dan sorofnya.

Tashwibat yang pertama, dimulai dari Saif Al-Banna dengan membaca paragraf pertama dari teks yang ada dengan tema “Khutbah Ar-Rasul fi Hijjati Al-Wada’’’. Berlanjut Nurdin hingga seluruh anggota Misykati yang lainnya.

Tak luput di dalamnya, Sugeng selalu jeli dan teliti menyimak bacaan yang dibaca oleh anggota Misykati yang hadir. Dan tak lupa pula mengingatkan kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam lafadz ataupun tulisan. Serta menjelaskan pertanyaan-pertanyan dengan penuh kejelasan yang sempat terlontar dari anggota Misykati.

Tak hanya itu, Sugengpun ikut melontarkan beberapa pertanyaan; Pertama, unsur-unsur yang terkandung dalam Khuttbat Ar-Rasul fi Hijjati Al-Wada’. Kedua, kondisi Rasul dalam pidatonya. Dalam keadaan senang, susah, marah, sedih, dan lain-lain.

Sholikhul, anggota Misykati(AM) menjawab pertanyaan pertama. Runtut dan jelas walau sedikit banyak masih ada kekurangan di dalamnya. Berlanjut Mukhlis(AM), menjawab pertanyaan kedua. Dengan gaya bahasa arab yang cukup menarik perhatian Sugeng.

Acara diakhiri dengan beberapa pengumuman dari ketua Misykati dan berlanjut dengan doa bersama.(Islah)

No comments:

Post a Comment