artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Filsafat Sebagai Penutup Agenda Serial kajian Turast Misykati

Setelah beberapa kali berjalan serial kajian turats Misykati yang dimulai dari ilmu kalam oleh Nidlol Masyhud, Lc, kini kajian ilmu filsafat menjadi penutup serial kajian tersebut.

Kamis(10/12) silam, hampir seluruh anggota Misykati berkumpul di sekretariat guna mengikuti kajian ilmu filsafat. Kali ini, dengan makalah yang dibuat oleh Titis Roso Wulan, kondisi sekretariat menjadi ramai sebab banyak lontaran pertanyan dan saling tukar ilmu antar anggota Misykati.

Dalam makalahnya, sedikit banyak mengupas tentang sejarah ilmu filsafat, pengertian dan objek kajian filsafat, sejarah pertumbuhan, klasifikasi filsafat, juga hubungan antara filsafat dan peradaban.

Kemudian di awal tulisannya, dikutip sebuah ayat al-qur’an yang ada hubunganya dengan akal pikiran manusia dan darisinilah orang mulai berfalsafat. (Surat al-Isrâ` ayat 70);

“Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak Adam, kami angkat mereka di daratan dan di lautan, kami beri mereka rizki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah kami ciptakan”.

Penjelasannya menyoal objek kajian filsafat dijelaskanya secara gamblang dan jelas.

“Menyoal objek kajian filsafat, ada tiga pokok pembahasan disana, pertama ontologi(membahas wujud secara mutlak), Epistemologi(pengetahuan manusia) yang kedua dan ketiga adalah aksiologi(nilai-nilai mutak; kebenaran, kebaikan dan keindahan)”ungkap Titis dalam penjelasannya.

Dalam catatan terakhirnya titis menuliskan hubungan antara filsafat dan peradaban.

“filsafat bisa dikatakan mati kalau hanya dipelajari teorinya saja di institusi-institusi tapi tidak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi jika filsafat bisa hidup maka kita harus menghubungkannya dengan kehidupan keseharian. Menghubungkannya dengan peradaban yang ada pada masanya. Tidak hanya dengan politik dan sosial, karena peradaban mencakup sisi politik dan sosial, selain juga mencakup sisi-sisi penting lainnya.” Kutipan makalah Titis. (Ajib)

No comments:

Post a Comment