artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Almamater Terbaik PPMI 2010, Misykati!


Shalah Kamil, Misykati Online- “Diharap, nanti ketua Misykati datang ke Shalah Kamil, Misykati masuk nominasi” kata Panitia mengabarkan via telepon. Sabtu sore (23/10) akan diadakan Malam Anugerah Prestasi PPMI Mesir 2010, tempatnya di Shalah Kamil, bilangan Sadis. Sepertinya kabar Misykati masuk nominasi 3 besar almamater terbaik sudah menjadi hal yang biasa, acapkali, bahkan selama lima tahun terakhir Misykati masuk tiga besar.
Menjelang malam, semakin santer bahwa Misykati akan menjadi yang terbaik. Diperkuat dengan pernyataan beberapa oarng yang terlibat langsung dalam dapur Malam Anugerah Prestasi, atapun yang tak sengaja mendengar ataupun yang tak sengaja melihat. Misykati berada di atas angin.

Jarum jam sedari tadi terus berputar, namun gelagat untuk mulai mengumumkan, apa atau siapa atau mana yang terbaik belum tampak. Pembagian piagam plus prosesi wisuda memakan waktu yang cukup lama, katanya, eh ada 300 lebih mahasiswa dari berbagai negara yang diwisuda, termasuk Indonesia sebagai penyelenggara.
Sampai pada wisudwan terakhir, delegasi dari oragnisasi-organisasi di masisir mulai dipersilahkan untuk masuk aula. Bila sebelumnya ruangan itu terdominasi oleh orang berjubah hitam, wisudawan-wisudawati. Kali ini lebih semarak warna-warni baju yang mengisi setiap kursi, walau masih ada lima sampai puluhan orang yang berjubah hitam sembari memegang piagam. Mereka yang telah bermedali sarjana ingin menyaksi, perhargaan-penghargaan itu lari kemana.

Dari sekian nominasi yang dibacakan, tak perlu lagi menulis atau menghafal bahkan bertanya. Siapa-siapa yang menjadi terbaik dalam Kekeluargaan, dalam Senat, dalam DPD dan dalam yang lainnya. Suara tegas bernada perintah, memaksa perwakilan Misykati maju ke depan menerima penghargaan Almamater Terbaik 2010, cukup menjadi pelepas dua tahun dahaga. Dan yang menyerahkan piagam itu adalah Atdik KBRI Kairo, Bapak Prof. Dr. Sangidu, M.Hum, juga bagian dari Misykati.

Malam di sana, ditutup dengan foto-foto bersama. Selain itu ada satu wisudawati dari Misykati, Nugraheni Aie, yang turut dalam gembira.[]

No comments:

Post a Comment