artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Pidato 4 Bahasa, Membuka Kegiatan

Mutsallast, Misykati Online - Kamis (14/10/2010) Pidato 4 bahasa mewarnai pembukaan agenda Misykati, acara yang di bawakan oleh Muhammad Ulul Albab ini menampilkan pidato bahasa jawa sebagai pembuka acara, pidato yang dibawakan oleh saudara Ahmad Sholahuddin ini mengambil tema tafsir ayat ahkam tentang “Pembukaan Surat al-Fatihah dari Segi Kebahasaan”.


Dilanjutkan pidato yang kedua oleh si Master Pidato Bahasa Arab, saudara Thoriq Aziz dengan tema “Pemuda Masa Kini”. Ia yang semasa di MAPK dulu pernah menjuarai lomba pidato Bahasa Arab menyampaikan pidatonya dengan menggelegar penuh semangat dan wibawa.


Turut andil juga saudara M.Rosyad Sudrajat dalam pembukaan agenda Misykati dengan membawakan pidato Bahasa Inggris dengan mengangkat tema “Friendship atau Pertemaan “. Rosyad menyoroti tentang bagaimana kita seharusnya memilih teman dalam hidup di dunia ini, bagaimana kita bersikap kepada teman karena teman menurut beliau adalah salah satu kunci kesuksesan dalam menuntut ilmu dan menjalani kehidupan di dunia ini. Karena teman kita bisa baik dan karena teman kita bisa menjadi buruk.


Acara begitu meriah ketika seorang Djazam Asfari membawakan beberapa lagu sebagai pengisi tasliyah pada acara kali ini, para anggota yang hadir ikut bernyanyi bersama-sama sehingga menampakkan rasa hangat dan meriah.

Acara hampir memasuki akhir ketika seorang Sitta A’la Arkham membawakan pidato Bahasa Indonesia dengan mengangkat tema “Kunci Sukses Mencari Ilmu" dijelaskan oleh beliau bahwa setiap orang dalam menuntut ilmu hendaknya bisa mengamalkan enam hal, diantaranya enam hal yang paling disoroti mengenai kesabaran dan istiqomah. Dua hal yang sangat penting demi kesuksesan belajar, dengan kesabaran dan keistiqomahan niscaya semua hal akan dilewati.


M.Ulin Nuha NR. yang mendapat jatah Istinbath merangkum semua isi pidato dari para Singa Podium Misykati, mulai dari pidato Bahasa Jawa sampai yang terakhir Bahasa Indonesia,mengambil intisari dari pidato yang telah diungkapkan.

Acara benar-benar berakhir ketika ketua Misyati Fajar Fandi Atmaja memberikan sambutan dan mengumumkan rancangan kegitan Misykati kedepannya. Didalam sambutan, beliau sangat senang dan kangen akan akan suasana asrama MAPK Surakarta yang tecinta, juga bangga karena anak-anak Misykati baru berpotensi dan berani, hal terlihat dalam penyampaian pidato malam itu. “mereka tampil percaya diri walaupun berbicara di depan senior” Cetus Fandi.[Sitta]

No comments:

Post a Comment