artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Dua Sarjana Pamitan


M3, MisykatiOnline- Pepatah mengatakan “Ada pertemuan pasti ada perpisahan” pepatah ini mungkin cocok untuk menjadi jargon acara Wada’an kemarin. Kamis, (26/11) Titis Roso wulan dan Siti Muslihati Nugrahaini mengadakan acara perpisahan bersama anggota Misykati di sekertariat Misykati yang bertempat di Mutsalats, Hay Ashir. Acara ini bertujuan untuk merperkuat rasa emosional antar anggota Misykati lantaran ada anggota yang akan pulang ke Tanah Air setelah menempuh studinya di Negeri Kinanah. Sekaligus menjadi acara “Syukuran” atas keberhasilan Titis Roso Wulan dan Siti Muslihati Nugrahaini meraih gelar License di Universitas al-Azhar, Kairo.

Acara yang dihadiri sebagian besar anggota Misykati dan teman-teman dari para lulusan al-Azhar ini begitu ramai, kali ini sekretariat ramai dengan kaum hawa teman-teman dari Mba Ai- panggilan akrab Siti Muslihati. Acara dimulai dengan sambutan-sambutan dan kesan-pesan mereka terhadap Titis Roso Wulan, Lc. dan Siti Muslihati Nugrahaini, Lc. Kebanyakan sambutan berkisar pada kenangan dan kontribusi selama mereka menempuh studi di Kairo, mulai dari kiprah mereka di Masisir hingga keseharian mereka dalam pergaulan dengan teman-temannya.Sambutan estafet dimulai dari Abdullah Munif sebagai ketua KSW, ketua Misykati Fajar Fandi Atmaja, Kang Kholil Misbach, Lc., Kang Sugeng Hariyadi, lc, dipl., dan Kang Saiful Bahri, MA. Tak ketinggalan ada perwakilan dari teman Mba Ai dan perwakilan Wihdah, organisasi induk mahasiswi di Masisir yang turut memberi sambutan.

Inti sambutan dari sesepuh Misykati, untuk selalu bertaqwa kepada Allah dimanapun mereka berada, “yang terpenting kalian tetap istiqomah dalam bertaqwa kepada Allah, kata Kholil misbach disela-sela sambutanya. Dan yang terakhir sambutan dari Ustadz Saiful Bahri yang berpesan untuk menjadi orang yang bermanfaat dan mampu memanfaatkan manfaat. “Saya Cuma ingin berpesan jadilah kalian yang mampu memanfaatkan kesempatan dan menjadi orang yang bermanfaat”, beliau juga berpesan “Selagi kedua orang tua kalian masih hidup, sampai di rumah, berbaktilah pada mereka, setidaknya kalian sudah berusaha untuk membalas jerih payah kedua orang tua untuk kalian”. kata ustadz Saiful yang diakhiri dengan doa. Acara ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama dengan menu utama Mie Ayam. [Ulul]

2 comments:

  1. Anonymous6:49 AM

    ayo Misykati, hidupkan situsmu ini. yg up date lah. oke2

    semangat buat misykati

    ReplyDelete
  2. Anonymous8:36 PM

    ayoooo....siapa neh pengolah situsnya??
    kog gak bergema??
    gemakanlah suarama...
    aungkanlah suaramu seperte aungan singa yang menggelegar..
    to misykati

    ReplyDelete