artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Referendum, 77,2% Setuju Amandemen


Masyarakat mesir sangat antusias menyambut adanya referendum pengajuan amandemen konstitusi yang diadakan (19/3) lalu. Pesta demokrasi langsung oleh masyarakat ini adalah yang pertama kali digelar dalam sejarah politik Mesir. Mesir pernah menggelar Pemilu Parlemen tahun silam, namun keikutsertaan rakyat tak mencapai 25 %. Selain itu hasil pemilu bisa ditebak.

Setelah revolusi, banyak perubahan yang terjadi di Mesir, salah satunya adalah kebebasan mengeluarkan pendapat. Sehingga dapat dimaklumi apabila antusias dari masyarakat pada referendum kali ini lumayan besar. Hal ini tercermin dari pelaksanaan pemilihan di berbagai tempat pemumutan suara. Rakyat Mesir berbondong-bondong menuju TPS demi menyalurkan hak pilihnya, terlihat antrian panjang di berbagai TPS yang telah tersedia. seperti di TPS cabang Abbas Saad, antrian mencapai lebih dari 700 meter. tidak hanya laki-laki saja, akan tetapi para wanita juga bersemangat mengantri. Antrian dibagi menjadi dua, untuk laki-laki dan perempuan. Meskipun demikian panjangnya antrian, para masyarakat tidak terlihat bosan ataupun merasa lelah.

Di luar barisan antrian terlihat para dermawan yang dengan suka rela membagikan minuman ringan untuk menghilankan dahaga para pengantri yang telah berjam-jam berdiri menunggu gilirannya. Ada juga masyarakat yang menyebarkan pamflet berisi tentang dukungan ataupun penolakan amandemen.

Kemarin malam (20/3) pukul 19:30 waktu Kairo, Ketua Komite Mahkamah Agung yang mengurusi referendum, Dr. Muhammad Ahmad Attiya mengumumkan hasil referendum melalui siaran TV pemerintah. Tingkat partispasi rakyat mencapai 41 %. Dari 45 juta rakyat Mesir yang berhak memilih, terhitung 18.537.954 rakyat yang menggunakan hak pilihnya. 77,2 darinya memilih “setuju” dengan hasil amandemen tersebut, Sedangkan suara rusak sebanyak 171,190.[Ocad]

No comments:

Post a Comment