artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Puasa Sunah 'Asyura


'Asyura 

'Asyura berasal dari kataعشر  (‘asyara) artinya bilangan sepuluh. Secara istilahi Puasa 'Asyura adalah puasa yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram pada kalender Islam Hijriyah. 

Hukum
Hukum puasa 'Asyura adalah sunah muakad, maksudnya sangat dianjurkan dan berpahala bagi yang mengerjakannya namun tidak berdosa bagi yang tidak mengerjakannya.

Dalil

Hadits dari Siti Aisyah RA yang diriwayatkan Imam Bukhori:

فلما فرض رمضان كان من شاء صام  كان رسول الله صلى الله عليه وسلم أمر بصيام يوم عاشوراء

ومن شاء أفطر
   
Rasulullah SAW memerintahkan untuk puasa di hari ‘'Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan,
barang siapa yang ingin (berpuasa di hari ‘'Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka. (HR Bukhari)

Diriwayatkan bahwa puasa ‘'Asyura sudah dilakukan oleh masyarakat Quraisy Makkah pada masa jahiliyyah. Rasulullah SAW juga melakukannya ketika masih berada di Makkah maupun seteleh berada di Madinah.

Diriwayatkan juga bahwa ketika Nabi SAW datang ke Madinah beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari 'Asyura. Beliau bertanya: “Hari apa ini?”. Orang-orang Yahudi menjawab: "Ini adalah hari baikpada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Nabi Musa AS berpuasa pada hari ini".
Rasulullah bersabda,

فأنا أحق بموسى منكم

Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi).
Maka kemudian beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummatnya untuk melakukannya.
(HR Bukhari)

Diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Rasulullah pun sempat diprotes oleh umat Islam di Madinah:
 “Ya Rasulallah, hari itu ('Asyura) diagungkan oleh orang Yahudi.” Maksudnya, kenapa umat Islam mengerjakan sesuatu persis seperti yang dilakukan oleh umat Yahudi?
Beliau lalu bersabda: "Di tahun depan insya Allah kita akan berpuasa pada tanggal 9.”
Setelah itu, tidak hanya disunahkan puasa pada tanggal 10 tapi juga tanggal 9 Muharram. Sayang, sebelum datang tahun berikutnya Rasulullah telah wafat.

Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan keinginan beliau untuk berpuasa pada tanggal 9 dimaksudkan agar tidak
 persis seperti yang dilakukan oleh umat pada masa Nabi sebelumya, yakni Yahudi dan Nashrani.
(Fathul Bari 4: 245)

Sebagian ulama memberikan nama tersendiri untuk puasa sunnah di tanggal 9 Muharam ini, yakni puasa
Tasu’a,dari kata tis’a artinya bilangan sembilan. Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa puasa tanggal sembilan ini adalah bagian dari kesunahan puasa 'Asyura.
  
Keutamaan

Adapun fadhilah atau keutamaan puasa 'Asyura adalah seperti digambarkan dalam hadits dari Sahabat Abdullah bin Abbas berikut ini:

ما رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يتحرى صيام يوم فضله على غيره إﻻ هذا اليوم يوم عاشوراء وهذا الشهر يعني شهر رمضان

Aku tidak pernah mendapati Rasulullah SAW menjaga puasa suatu hari karena keutamaannya dibandingkan hari-hari yang lain kecuali hari ini yaitu hari 'Asyura dan bulan ini yaitu bulan Ramadhan. (HR Bukhori)

Puasa ‘'Asyura disandingkan dengan puasa Ramadhan. Rasulullah SAW juga bersabda,

أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم، وأفضل الصلاة بعد الفريضة صلاة الليل

Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam. (HR Abu Daud).

Keutamaan yang didambakan dari puasa 'Asyura adalah dapat menggugurkan dosa-dosa setahun yang
 lampau. Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Qatadah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

وصيام يوم عاشوراء اني احتسب على الله ان يكفر السنة التي قبله

Puasa di hari ‘'Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu.  ( HR Ibnu Majah)

Begitu besar keutamaan yang terkandung pada puasa di hari ini. Bahkan sebagian ulama salaf menganggap puasa 'Asyura hukumnya wajib. Namun berdasarkan hadits ‘Aisyah di atas, kalaupun puasa ini dihukumi
wajib maka kewajibannya telah dihapus dan menjadi ibadah yang sunah.
Diterangkan pula bahwa 10 Muharram adalah hari yang penuh dengan kesejarahan. Tercatat beberapa kejadian penting yang berlangsung pada hari 10 Muharram, tentunya dengan tahun yang berbeda-beda.

1.    10 Muharram adalah hari diciptakannya Nabi Adam as. di dalam surga.
2.    Hari dimana Nabi Nuh berhenti berlayar dalam banjir bandangnya.
3.    Allah menjadikan lautan bagaikan daratan sebagai ruang pelarian Nabi Musa sekaligus kuburan bagiFir’aun.
4.    Hari keluarnya Nabi Yunus dari perut ikan Hut.
5.   Hari dilahirkannya Khalilullah Nabi Ibrahim as dan juga hari diselamatkannya Nabi Ibrahim as dari kobaran api.
6.  Hari kelahiran Nabi Isa as dan hari dimana Allah swt. menyelamatkan Nabi Isa as dari kejaran umat-nya dengan mengangkatnya ke atas.

Dalam kesempatan lain Imam  Ajhuri mengatakan bahwa barang siapa mengucapkan,
" hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wa ni’man nashir "  tujuh puluh kali di malam 10 Muharram,
 insyaallah Allah akan mencukupi kehidupannya tahun pada tahun tersebut.[6]


Editor   : Sitta A'la Arkham
Tulisan ke : 7
Ilham Azizi

Kedekatannya dengan orang-orang berilmu dan bermartabat--baca para pembina--menjadikannya panglima tertinggi di OPPK. Pun diduga kemenangannya adalah hasil sebeh yang ia peroleh dari entah siapa. Namun, selain dari asumsi-asumsi di atas, pengalamannya sewaktu di MTs sebagai ketua OSIS tak dapat kami sangkal sehingga memaksa kami untuk memilihnya.

No comments:

Post a Comment