artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Sugeng Hariyadi, MA


TTL
:
Ngawi, 22 September 1982
Istri
:
Aminah Nur Fida, Lc
Anak
:
1. Muhammad Nabigh Al-Hadzdzaq


2. Nayyira Misykal Azhar
Tiba di Mesir
:
20 Nopember 2002
Alamatsdi Indonesia
:
RT6 RW II, Sukorejo, Banyubiru, Widodaren, Ngawi
Alamat di Mesir
:
Muhammad Muklid no 12 A, Hay 8, Nasr  City


Cairo
Kekeluargaan
:
Kelompok Studi Walisongo (KSW)
Email
:
Facebook
Nomer Telpon/HP
:
:
https://www.facebook.com/sugeng.f.nabigh
+2010023429576
Fakultas
:
Bahasa Arab
Jurusan

Balaghah dan Kritik Sastra
Universitas
:
Al-Azhar Cairo


Judul Tesis :


تشبيهات أبي حامد الغزالي التمثيلية فى كتاب إحياء علوم الدين - دراسة بلاغية

Gaya Bahasa Tasybîh Tamtsîli Abu Hamid al-Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumiddin (Studi Balaghah)
Tanggal Munaqasyah
:
19 Juni 2012
Predikat
:
Mumtâz Ma'a Martabah asy-Syaraf al-Ûlâ (Summa Cum Laude), dengan rekomendasi cetak disertasi
Lama Pendidikan
:
6 tahun
Rencana Kelanjutan Studi
:
Melanjutkan ke Program S3 di universitas yang sama
Riwayat Pendidikan
:
TK Aisyiah Tempurjo Ngawi (1987)


MI Muhammadiyah Tempurjo Ngawi (1993)


MTs Muhammadiyah Tempurjo Ngawi (1998)


MAKN Surakarta (2001)


S1 Bahasa Arab, al-Azhar Kairo (2006)


S2 Balaghah dan Kritik sastra, Bahasa Arab, al-Azhar Kairo (2012)

Kesan selama menempuh pendidikan di Mesir:

Syukur dan bahagia telah menempuh setapak pendidikan di negeri kiblat keilmuan Islam ini. Adalah keinginan keras dan pengorbanan kuatlah yang menjadi bekal berharga saya untuk meraih cita-cita tersebut. Selanjutnya, taufik dan pertolongan Allah yang telah mempermudah jalan menuju muara keberhasilan. Ketika para pengajar dan teman-teman seperjuangan selalu berlapang dada dan ringan tangan untuk membantu jalan tersebut, itulah bukti jalan kita dipermudah. Karena, ternyata keberhasilan kecil yang saya raih hanya semata-mata akumulasi taufik, bantuan teman, doa dan motivasi orang tua serta sanak keluarga, bahkan keikhlasan para guru dll, bukan semata-mata lahir dari tangan pribadi.

Pesan bagi mahasiswa lain:

Perbaharuilah niyat menuntut ilmu lillahi ta’ala setiap saat. Curahkan seluruh upaya demi mendapatkannya. Semakin tinggi angan-angan, semakin besar pengorbanan yang harus kita curahkan. Cita-cita yang tinggi tidak akan dapat kita raih dengan mengulur-ulur waktu. Ingatkan pada diri Anda kapan dan dimana pun berada bahwa di atas satu jenjang pendidikan, masih ada jenjang yang lebih tinggi.  Dan Al-Azhar atau lembaga-lembaga keilmuan lain di Mesir adalah ibarat mata air yang tidak akan kering. Kitalah yang semestinya senantiasa haus untuk menimba ilmunya. Masyarakat terus menanti, dan tanggung jawab kita adalah mengembangkan ilmu, berdakwah demi Islam, dan bekerja untuk bekal hidup kelak, bagi kita pribadi dan mereka-wallahul muwaffiq walmust’an.

No comments:

Post a Comment