artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

"Segawon" Menu Tasyakuran Misykati

Kairo- Jumat (29/11), para anggota Misykati jebolan MAPK Solo di Mesir menggelar acara penutupan kegiatan termin pertama di sekretariat Misykati, Gami, Hay Asyir. Dalam agenda tersebut nampak hadir para anggota senior bersama sanak keluarganya.

Selain itu tidak ketinggalan pula para junior yang juga ikut hadir. Acara penutupan menjadi ajang temu kangen sekaligus silaturahmi yang sarat akan suasana kebersamaan mengingat beberapa Misykatian baru saja pulang dari ibadah haji.

Selain silaturahmi acara ini juga diselenggarakan dalam rangka tasyakuran kemenangan tim futsal Misykati. Beberapa hari yang lalu Misykati berhasil menggondol juara pertama kejuaraan futsal antar almamater yang diadakan oleh almamater FSDL (Forum Silaturahmi Dar el-Qolam dan Latansa).

Acara kali ini berbeda dengan acara-acara sebelumnya. Kali ini para hadirin diajak untuk memutar kembali rekaman memorinya karena dalam acara tersebut hadirin melantunkan mars MAPK Solo yang banyak menyimpan sejarah dan kenangan bagi alumnusnya.

Di samping itu, acara juga diisi dengan Takriîm al-Nâjihât  sebagai bentuk penghargaan atas prestasi istimewa  yang telah diukir oleh beberapa anggota Misykati. Takriîm al-Nâjihât diperuntukkan bagi para anggota yang berhasil mendapat predikat jayyid jiddan (very good). Maksud dan tujuannya adalah agar anggota Misykati yang lain bisa terpacu dan termotivasi untuk lebih giat dalam menuntut ilmu sehingga mampu untuk menorehkan prestasi yang gemilang.

Di sela keberlangsungan acara ini, salah satu perwakilan dari najihat  -karena seluruh anggota yang mendapat penghargaan ini adalah Misykatiwati- yaitu Annisa Fadhillah menyampaikan kata sambutan. Dalam penyampaiannya, ia sedikit banyak berceloteh tentang metode yang ia terapkan dalam proses belajar.

“Aku bukan tipe orang yang bisa termotivasi oleh orang lain. Diriku, motivasiku!” paparnya dengan intonasi yang sedikit ditekan.

Selain itu ia menegaskan, setiap individu memiliki cara dan jalannya sendiri dalam belajar. Tentunya hal ini secara tidak langsung telah memacu para hadirin untuk menemukan caranya sendiri -cara yang handal dan ampuh bagi dirinya masing-masing.

Tak hanya itu, dalam acara ini senior Misykati H. Sugeng Hariadi, MA yang biasa disapa “Ammu Sugeng” oleh para juniornya, turut  memompa semangat para pencari imu yang turut hadir. 

Suasana hangat dalam kebersamaan malam itu tampaknya semakin lengkap dengan disajikannya hidangan spesial segawon (sega/nasi rawon) dan ingkung kelinci yang menjadi menu utama dalam acara kali ini. Ditambah lagi mendoan hangat menjadikan segawon menjadi semakin nikmat. Hingga akhir acara, keceriaan dan keakraban terus menaungi ruangan yang sudah larut dalam kebersamaan.

Penulis : Nely Analya
Editor   : Tsabit Qodami
Tulisan ke : 8

No comments:

Post a Comment