artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Kegiatan Beruntun, Misykatian Tetap Bersemangat


Kairo- (18/3) lalu menjadi hari sibuk Misykatian, pasalnya di samping ada acara rutin kajian mingguan yang biasanya dilaksanakan pada sore hari, hari ini (Selasa-red) Misykati juga mengadakan ludrukan bareng di Nadi Syabab yang bertempat di Madrasah.

Dimulai pada pukul 09.00 WK para Misykatian sudah terlihat berkumpul di lapangan sintetis yang dulunya berupa tanah berdebu. Baik sesepuh maupun teman baru mereka tumpah ruah bermain bersama di lapangan tersebut, tujuannya hanya satu mengeratkan tali silaturahmi antar anggota Misykati yang selalu terbentur kesibukan masing-masing.

Ludrukan pun selesai tepat azan zuhur berkumandang atau tepat jam duabelas siang, walaupun Misykatian terlihat kelelahan dan banyak mengeluarkan keringat tapi pancaran kebahagian tidak bisa disembunyikan dari wajah mereka.

Sore harinya para Misykatian tetap mengadakan kajian rutinan tiap Selasa, walaupun paginya  ludrukan bersama tapi tak terlihat di raut Misykatian rasa lesu dan capek, mereka tetap bersemangat mengikuti kegiatan-kegiatan Misykati.

Seperti biasa kajian tersebut bertempat di sekretariat Misykati yang bertempat di Gamik dan dimulai pukul empat sore setelah asar. Kali ini bahasan yang di kaji sangat menarik, karena berhubungan dengan masalah-masalah  kontemporer.


M. Ilham Aziz dan M. Faqih Dlofir kali ini mendapat giliran menjadi pemakalah pada kajian sore itu, duo pemakalah tersebut menyampaikan pambahasan secara apik sehingga banyak para peserta yang aktif bertanya, terlebih pembahasan kali ini merupakan cakupan kontemporer, maka tak jarang peserta yang lain aktif menanggapi dan bertanya.

Salah satu masalah yang dibahas pada kajian tersebut mengenai al ijar al tamwili atau secara arti bebasnya sewa yang pada akhirnya menjadi milik penyewa.

Secara umum al ijar al tamwili adalah transaksi sewa menyewa namun pada akhir sewa atau pertengahan sewa barang sewaan tersebut bisa menjadi hak milik si penyewa dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.


Setelah kajian selesai para Misykatian dibuat lebih bahagia karena tiga jam otak terisi oleh ilmu-ilmu kini giliran perut yang diisi oleh makanan, yaitu syukuran ulang tahun dari salah satu anggota Misykati Nadya Khanna ke duapuluh satu dengan menu mie ayam menjadi penutup kegiatan beruntun Misykati.[6]

Penulis : M. Ulul Albab
Editor   : Sitta A'la Arkham
Tulisan : 21

No comments:

Post a Comment