artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Melanjutkan Agenda; Misykati Ladeni Al Mukmin


Kairo- (21/6) Usai berakhirnya ujian termin dua tahun ajaran 2013/2014 Universitas Al Azhar, banyak dari organisasi Mahasiswa kembali melanjutkan agenda yang telah mereka gagas diawal kepengerusan. Mayoritas organisasi kekeluargaan mengadakan kegiatan rihlah bersama ke beberapa objek wisata, baik di dalam maupun luar Kairo. Sebagai misal, kekeluargaan KSW mengadakan rihlah ke Luxor dan Hurgadha, begitu pula organisasi induk PPMI yang juga akan mengadakan rihlah ke Luxor, sekaligus silaturahmi ke kediaman Syeikh Ahmad Toyyib. Dan masih banyak lagi kekeluargaan dan almamater yang mengadakan rihlah serta kegiatan lain.

Seakan tak mau ketinggalan dengan kedua organisasi diatas, Misykati juga mengadakan kegiatan yang bersifat massal, namun tidak dalam bentuk rihlah bersama, akan tetapi itu terwujud dengan bentuk main bola bersama.

Kali ini Misykati meladeni tantangan dari tetangga mereka di Surakarta, Al Mukmin Ngruki. Beberapa hari sebelum hari H, organisasi almamater yang diketuai oleh Habib ini mengajak tanding bola kepada Misykati. Hal ini ia sampaikan melalui bagian olahraga mereka, Rizki. Utusan dari Al Mukmin ini menyampaikan maksud dan tujuan mereka kepada bagian olahraga Misykati, Ulin. Segera mereka berunding untuk mempersiapkan segala kebutuhan, termasuk lapangan, kostum, peluit, serta hal-hal lain.

Setelah bersepakat mengenai waktu, tempat, serta tetek bengeknya, keduanya (Ulin dan Rizki) segera menyewa lapangan, dengan prioritas pertama Nadi Sallab. Namun sial, nadi tersebut sudah penuh dengan jadwal penyawa selama beberapa hari kedepan. Dengan fakta demikian, tidak ada lagi pilihan selain Nadi Central yang terkenal mahal masuknya 3le/orang, sebab nadi-nadi lain yang biasanya disewa oleh orang Masisir pun tak mungkin lagi disewa, dikarenakan juga penuh oleh daftar penyewa.

Akhirnya, lapangan pun berhasil didapat, dengan bertempat di Nadi Central Zahra 1, pukul 18.00-20.00 Clt. Segera setelahnya, keduanya menghubungi ketua masing-masing untuk mengabarkannya kepada anggotanya.

Keesokan harinya, kedua almamater ini saling menyambangi arena pertandingan. Tampak pihak Al Mukmin lebih serius dalam mempersiapkan timnya, itu terlihat dengan kedisiplinan punggawanya, mereka on time tiba di lapangan pada jam 6 sore. Sementera pada jam tersebut, terlihat baru segelintir punggawa Misykati yang nongol di lapangan. Lebih siapnya Al Mukmin juga terlihat dengan kostum yang telah mereka siapkan sebelumnya, berkebalikan dengan Misykati yang tampak berkostum seadanya.

Kick off pertandingan pun segera dilangsungkan, setelah sebelumnya masing-masing ketua manyampaikan sambutan singkat. Pertandingan berjalan ketat dari awal, Misykati tampak bermain dengan nyaman usai leading atas lawannya. Setelah melakukan beberapa pergantian, termasuk dengan memasukkan Asrizal Mustofa -yang merupakan pemain utama Walisongo FC-, Al Mukmin sedikit berhasil mengimbangi permainan Misykati. Namun dalam hal skor, mereka tetap tertinggal dari Misykati, yang natobene merupakan kampiun kejuaraan futsal antar almamater yang diselenggarakan oleh FSDL dan La Tansa di penghujung tahun lalu.

Hingga akhir pertandingan, Misykati -yang diperkuat oleh beberapa punggawa Walisongo FC- berhasil mempertahankan keunggulanya dan berhak untuk menyandang predikat sebagai pemenang di pertandingan tersebut.

Usai pertandingan, mereka berbaur manjadi satu dan kemudian foto bersama. Keceriaan pun nampak di wajah mereka. Walaupun kalah, Al Mukmin tetap menjunjung tinggi sportifitas dan tali persaudaraan. Karena pada dasarnya, pertandingan persahabatan ini dalam rangka mempererat tali persaudaran antar kedua almamater. Seperti yang dikemukakan oleh Ketua Misykati Sitta A'la Arkham.

"Semoga dengan futsal bersama Al Mukmin Ngruki ini bisa mempererat tali persaudaraan dan dapat bersinergi kedepannya"

Belum puas bermain, Misykatian rela bantingan untuk menambah durasi permainan selama satu jam kedepan. Mereka rela menahan letih demi memuaskan diri bermain bola, dengan sejenak dan untuk beberapa waktu yang cukup lama melupakan kegalauan selama masa-masa ujian. Dan malam itu pun berkahir dengan keceriaan dan kebersamaan.

Penulis : M. Ulinnuha NR.
Editor   : Sitta A'la Arkham
Tulisan : 32

No comments:

Post a Comment