artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Usai Ujian, Anggota Misykati Sibuk Melepas Penat

Kairo- (19/6) Tanggal 18 Juni, adalah hari terakhir ujian termin dua untuk mahasiswa dan mahasiswi S1 Al-Azhar, tak terkecuali anggota Misykati. Setelah kurang lebih satu bulan Misyaktian berkutat dengan diktat perkuliahan, kini mereka mulai menyusun agenda yang nantinya akan mereka lakukan selepas ujian ini. Mulai dari bekerja, bermain futsal, nongkrong bareng dan jalan-jalan. Semua itu tak luput dari agenda para anggota Misykati, yang mana  itu merupakan bentuk tindakan melepas penat selama masa-masa ujian.

Sebagai organisasi almamater, Misykati pun tak mau ketinggalan menyusun agenda kegiatannya. Hal ini terbukti dengan diadakannya futsal bareng yang bertempat di Nadi Central 1 beberapa waktu yang lalu.

“Kemarin kita sudah main futsal bareng temen-temen Al-Mukmin Ngruki, nanti rencananya kita akan mancing bareng di Qonatir, hari kamis tanggal 26 juni.” ujar Ketua Misykati, Sitta A’la Arkham.

Diluar kegiatan yang telah diagendakan Misykati, Beberapa Misykatian nampak sibuk dengan kegiatan spending time masing-masing. Mayoritas menghabiskan waktunya dengan kegiatan yang merilekkan badan serta pikiran, namun tak sedikit pula yang menyambung semangat belajar selama masa ujian dengan membaca literatur-literatur berbahasa Indonesia, juga Arab.

Ada juga anggota Misykati yang melepas penat ujian dengan jalan-jalan mengunjungi dan menelusuri tempat-tempat bersejarah di Mesir, seperti yang dilakukan Ilham Azizi. Mahasiswa asal Demak ini beberapa waktu lalu tampak mengunggah sejumlah foto di akun Facebook miliknya, dimana ia sedang berada di puing-puing reruntuhan istana Musafirkhana.

Lain halnya dengan Ulinho, anggota Misykati yang terkenal gila bola itu justru lebih banyak menghabiskan waktu selepas ujian di kafe untuk menonton pertandingan Piala Dunia.

“Paling nggak saya keluar dua kali sehari untuk nonton Piala Dunia, sore sama malam. Mau nonton di rumah males, koneksi internetnya nggak lancar,” ujarnya, yang mengaku menjagokan Argentina dalam perhelatan Piala Dunia 2014 di Brazil.

Menanggapi keragaman aktifitas anggota Misykati dalam menghabiskan waktu selepas ujiannya, Om Vahrul menuturkan, “Walaupun kita berbeda-beda dalam menghabiskan waktu luang, tapi kita tetap pada satu harapan, najah dengan nilai yang terbaik.” ujar Mahasiswa Syari'ah Islamiyyah tingkat akhir ini.

Editor   : M. Ulinnuha NR.
Tulisan : 31

Moh Faqih Dlofir

Terlahir ngapak dan biasa dipanggil Faqih, Dlofir atau Cah Gagah. Selama tidak ada urusan kegiatannya berupa makan, minum, tidur, bolak-balik kamar mandi dan nge-net. Kalau main PES selalu menang, mungkin karena jarang piknik. Oia, dalam pengakuannya dia senang membaca.

No comments:

Post a Comment