artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Misykati Gelar Lomba Pes dan Karambol

Misykati adalah surga kami. Beragam kehidupan ada disini. Bahkan bisa dibilang mikrokosmos yang mencakup makrokosmos masisir. Wadah untuk berkarya, keluarga untuk berbagi, dan kekasih yang tak pernah pergi.

Dimulai tahun kemarin dan dilestarikan pada tahun ini, dan semoga akan terus ada pada tahun-tahun berikutnya,
Misykati memperingati hut yang—meminjam istilah Cah Gagah—ke 17+1. Tidak tanggung-tanggung Misykati gelar pesta selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 7, 8, 9 April. Di buka dengan Pitik Cup pada Selasa 7 April, lalu dilanjutkan lomba PES dan karambol esok harinya dan puncaknya usai senja pada tanggal 9 april.

Pada lomba
PES dan karambol yang diadakan di aula besar Misykati, peserta ialah tiap-tiap angkatan dimulai dari angkatan unyu-unyu (Gravent), angkatan semi unyu-unyu (Grazpect), angkatan semi tua (Gravart), angkatan tua (Glazens), angkatan terlampau tua (Glavator) dan terakhir anggota istemewa Misykati (Naturalisasi)

Lomba karamb
ol dibuka dengan pertandingan Gravart (Ilham-Pandu) melawan Gravent (Furqon-Dhimas). Pertandingan berjalan sengit dan sempat terjadi adegan pukil-memukili hingga akhirnya pertandingan dimenangkan oleh Gravent (Furqon-Dhimas) yang ternyata punya potensi baik kedepan dibidang karambol dan pukil-memukili. Lalu pertandingan Glazens (Sitta-Ochad) dan Naturalisasi (Chitol-Mahfudz) yang dimenangkan oleh Naturalisasi (Cithol-Mahfudz). Pertandingan ketiga antara Grazpect (el Haqi-Amna) melawan Glavator (Daim-Djazam) dengan pemenang Glavator (Daim-Djazam) hingga mereka melaju lurus tanpa rintangan menjadi juara karena sudah terbiasa mengarahkan buah karambol dengan jarinya menuju lubang karambol.

Berbeda dengan lomba karambol yang memakai sistem gugur, pada Lomba PES 2013 diberlakukan sistem grup yang dibagi menjadi dua grup, tiap grup diisi dengan tiga peserta yang nantinya akan diambil dua ter-atas untuk melaju ke babak semi final. Perlombaan pun berjalan sengit dan penuh peluh, Gravart (Dlofir-Obiq) berhasil membabat habis Gravent dan Glavator pada babak kualifikasi dan dengan suka rela melaju ke babak semi final. Namun, pada babak semi final langkah mereka (Gravart) berhasil dijegal oleh Glazens yaitu peserta teratas di grup dua. Dalam babak final Glazens bertemu dengan Glavator, pertumpahan caci maki dan saling menjatuhkan sempat terdengar tapi tidak sampai pada tahap adu jotos. Setelah saling serang akhirnya peluit kemenangan ditujukan kepada Glavator dengan skor telak 6-2.

Walaupun dengan lomba yang amat sangat sederhana dan dipandang negatif oleh beberapa kalangan akademis-kognitif, tapi bagi kami yang terpenting makna kehadiran pada lomba itu, kami bisa berkumpul disela-sela kesibukan dan tertawa bersama diantara kebahagiaan-kebahagiaan semesta.
Karena kebersamaan harus selalu dirayakan, walau kadang tergantikan.
Selamat ulang tahun Misykati.
Pandu Dewanata

Penikmat puisi, cerpen dan novel. Selain menikmati hal-hal yang berbau sastra dia juga suka menulis puisi, terutama yang bertemakan cinta. Seperti yang terefleksikan dari foto, dia adalah seorang perokok, sama seperti Cah Gagah. Dan juga, dia terlahir ngapak.

No comments:

Post a Comment