artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Muktamar Misykati Ke-18: Sopandi untuk KSW 2015-2016

Kairo, (6/8) Sabtu 1 Agustus kemarin, Misykati mengadakan Muktamar Ke-18 yang dihelat di Sekretariat Misykati. Dalam acara tersebut, selain membahas LPJ kepengurusan Misykati 2014-2015 dan pemilihan ketua untuk kepengurusan Misykati 2015-2016, juga membahas  sikap sekaligus sebagai tanggapan atas RPA dan pencalonan ketua KSW 2015-2016.

Dalam pembahasan sikap Misykati terhadap pencalonan ketua KSW 2015-2016 yang dipimpin langsung oleh M. Ilham Azizi, sebagai ketua Misykati terpilih, menurunkan beberapa nama kader Misykati yang dianggap pantas menakhodai KSW 2015-2016. Di antaranya, Sopandi, Mahfud Washim, Moh. Faqih Dlofir, Sitta A’lamun dan Fahmi Akbar.

Setelah proses screening yang membutuhkan waktu kurang lebih dua jam untuk menentukan satu nama, dengan berbagai pertimbangan dan tanpa mengurangi atau meragukan kapabilitas nama-nama lain, para Dewan Sidang Muktamar Misykati akhirnya menentukan Sopandi sebagai calon ketua KSW 2015-2016.

Beberapa pertimbangan dan tanggapan Dewan Sidang dalam menentukan Sopandi sebagai calon ketua KSW 2015-2016 di antaranya:

“Dari sekian nama kader Misykati, saya kira Sopandi lebih berpengalaman. Sebab, sudah dua tahun beliau menjadi BPH KSW. Apalagi sekarang beliau menjabat sebagai wakil ketua KSW 2014-2015. Jadi, untuk sekarang ini, Sopandi lah yang lebih tahu seluk beluk KSW.” Tutur ketua baru Misykati, M. Ilham Azizi.

Tanggapan senada juga diungkapkan oleh Islach, Dewan Penasihat Misykati sekaligus Direktur Griya Jateng:

“Saat ini, Sopandi lebih mengerti sikon juga sistem yang berjalan di KSW dan Griya daripada kader-kader kita yang lain,” lebih lanjut beliau mengatakan, “Apalagi KSW dan Griya adalah dua struktur yang—walaupun berbeda— tapi tidak bisa kita pisahkan. Dan Sopandi mengetahui dua kahanan ini (KSW dan Griya, red).”

Keputusan Dewan Sidang Muktamar Misykati Ke-18 dalam pencalonan Sopandi sebagai ketua KSW 2015-2016 telah final. Sekarang tinggal mencari pasangan Sopandi untuk diminta bantuannya menjadi calon wakil Sopandi.
Moh Faqih Dlofir

Terlahir ngapak dan biasa dipanggil Faqih, Dlofir atau Cah Gagah. Selama tidak ada urusan kegiatannya berupa makan, minum, tidur, bolak-balik kamar mandi dan nge-net. Kalau main PES selalu menang, mungkin karena jarang piknik. Oia, dalam pengakuannya dia senang membaca.

No comments:

Post a Comment