artikel

[Artikel][threecolumns]

ruparupa

[RupaRupa][grids]

lontar

[Lontar][twocolumns]

Kakak-Kakak Pemandu Dedek-Dedek Baru Misykati

Selamat datang dedek-dedek harapan Kak Supri. Selamat datang di depan layar kaca dengan akses internet dua MB dalam duapuluh empat jam non stop. Selamat datang di tengah kasur yang siap kalian naiki tanpa jera, tanpa batas. Selamat datang di simpang rutinitas tiada kekang, yang kehendakmu untuk berdiri saja ngaplo di persimpangan itu tak bakal membuat orang-orang mencelamu. Selamat datang di bus-bus sumpek bau anyir yang membuat lambaian kasur dan cepatnya internet rumah begitu berat ditinggal.

Itulah yang bakal kalian rasakan satu hari, minggu, bulan, tahun, dan seterusnya ketika sudah terdampar di Mesir. Dan layaknya sisa-sisa rasa pada mantan yang lama terendam, mengingkari keberadaannya adalah dusta.

Tapi tenang dedek-dedek kebanggaan Kak Supri, khittah awalmu berangkat ke Mesir bisa terjaga. Sebab untuk itulah saya nongkrong di kloset menulis ini: daftar kakak-kakak yang siap mendampingi dedek-dedek mewujudkan mimpi. Yang siap menyabdakan wejangan tatkala langkah kalian bergeser satu senti dari khittah awal.

Kakak-kakak yang bakal saya sebut namanya nanti, sebenarnya sudah peka perihal apa yang kalian tuju di Mesir. Cukup sepuluh kali melihat cara makan kalian, mereka sudah tahu kecenderungan tiap-tiap kalian. Benar, dengan kepekaan dan kepedulian mereka yang begitu aduhai, kalian tak perlu repot-repot mendatangi mereka dan minta petunjuk. Tapi demi menjaga stabilitas perhubungan antarkakak-dedek sekaligus menghindari fitnah akhir jaman bahwa kakak A mbribik dedek C, alangkah baiknya dedek-dedek yang sowan ke kamar blio-blio. Lebih luhur lagi sambil menenteng Surya 16 beserta Syipsi.

Berikut nama-nama yang bisa menjadi penunjang khittah, rujukan mengembangkan diri, teman ngopi, atau sekadar tempat pinjam uang.

1. Ilham Azizi, Elsi
Sebenarnya saya agak berat  menuliskan nama kakak kalian yang satu ini. Apalagi kalau bukan karena embel-embel belakang nama. Tapi mengingkari ke-Elsi-annya adalah dosa tak beradab. Apalagi mengingkari kedekatannya dengan para masyayikh sekaligus aktivis talakki, hanya mereka yang tak tahu jalan pulang dari Azhar yang berani menganggapnya begitu.

Seperti yang tersebut di atas, bagi dedek-dedek yang hatinya ingin merasakan aura para ulama dunia dan belajar darinya, segera dekati Kak Ilham sebelum ia pergi pulang ke Tanah Air. Mintalah petunjuk di mana Madyafah Syekh Ali Jumah, Madyafah Syekh 'Adawi, Masjid Dardir, Ruwaq-ruwaq, Muqothom, dan Masjid Asyiroh Muhammadiyah.

2. Daim Putra
Bagi yang doyan selfi ataupun jeprat-jepret sana-sini, Putra Daim termasuk kakak kece yang perlu dedek-dedek dekati. Blio adalah tukang ilustrasi, pembuat desain banner, dan fotografer handal Masisir.

Paling tidak, setelah dekat dengan belio, jerawat kalian bisa diamplas dengan teknik sentuhan tangan yang ia ajarkan. Atau setidaknya tahu pose-pose imut antimainstream seperti menyentuh hidung dengan lidah saat selfi. Tak cuma itu, kalau pintar merayu, satu dua tiga kali dan seterusnya kalian bakal dipinjami kamera DSLR yang gede itu. Bahkan, kalau dedek punya wajah yang pantas difoto dengan kamera itu, blio tak segan-segan mengajari teknik menjepret yang begitu aduhai. Tentu setelah dedek-dedek bersedia difoto dan hasilnya dipajang di layar desktop Kak Daim.

3. Rosyad Sudrajat
Daftar nomor tiga adalah Rosyad Sudrajat. Mantan ketua KSW yang sekarang menjabat sebagai ketua MPA ini adalah sosok loyal yang siap sedia melakukan apa saja demi kalian. Ngebimbel matematika oke. Nganter ke bandara siap. Nemeni jalan-jalan sedia. Main kerambol, hayok. Diajak curhat masalah pasangan kalian yang mulai tertarik pada teman barunya di kampus pun, insya Allah mau. Jadi, silakan manfaatkan Kak Ochad semaksimal mungkin.

Khoirun nas anfa'uhum linnas. Saya kira, itulah semboyan hidup Kak Ochad. Manusia-manusia yang tak tebersit di pikirannya untuk mengecewakan orang lain. Yes man. Dan biasanya orang dengan watak seperti ini menguasai banyak hal. Lah, ini yang bisa kalian ambil lagi dari blio, daripada dedek-dedek di rumah cumak ngabisin beras, mending berguru sama Kak Ochad. Jadi murid atau tangan kanan blio. Insya Allah dari nyetir sampai dandan comberan mampet bakal kalian kuasai.

4. Supri
Siapa lagi kalok bukan Ketua Misykati kalian. Nah, jabatannya sebagai ketua tak usah buat kalian sungkan ngrengek minta petunjuk atau blablabla. Sebab ketua adalah khodim—walaupun dua detik setelah namanya diperkirakan menjadi ketua dipenghitungan suara hatinya misuh dan berkata, "betapa bodohnya saya, kenapa tak lari saja kaya Amna Mushoffa".

Bagi dedek-dedek yang minat sepakbola, berbakat, dan ingin namanya dinyanyikan di pinggir lapangan selalu tidurlah dengan belio dan minta dibangunkan tiap Jumat pagi. Apalagi kalau bukan untuk ikut Jumat Sehat a.k.a JS-an. (Sebenarnya saya kurang rela nyebut satu dari agenda KSW di sini, tapi tak apalah. Dan kalau penyunting cerdas, ia bakal melihat ini bagian dari promosi yang begitu aduhai.)

5. Teh Nelly & Mba Izza
Udah kenal Teh Nelly? Mba Izza Napsiah? Belon? Segera hubungi kakak kelas terdekat dan minta nomor telpun mereka. Merugilah orang-orang yang di dalam hapenya tidak didapati nomor Duo Caem itu. Kenapa pasal? Saya tak akan memberitahukan kalian. Cukup kalian ikuti saran saya: telpon blio-blio dan mohonkan padanya untuk sering-sering menyapa kalian, mampir di bawel, dan masak di Misykati.

Lima saja cukup. Saya takut malah bikin kalian bingung. Dan kenapa saya tak ikutkan ibu-ibu bawel atau Kak Pandu atau Furqon atau Cebong atau Muk di list? Itu hanya masalah perut. Saya sudah terlalu lapar ternyata. Biar saya ceritakan di lain waktu. Sambil nongkrong, ngopi, ngrokok. Dan jangan lupa, tentu saja kalian yang traktir.
Sekian.

Moh Faqih Dlofir
Terlahir ngapak dan biasa dipanggil Faqih, Dlofir atau Cah Gagah. Selama tidak ada urusan kegiatannya berupa makan, minum, tidur, bolak-balik kamar mandi dan nge-net. Kalau main PES selalu menang, mungkin karena jarang piknik.

No comments:

Post a Comment